Film Horor Korea Bikin Kebawa Mimpi

Film Horor Korea Bikin Kebawa Mimpi –  Film horor Korea terseram dari negeri Ginseng ini gak kalah menyeramkannya dengan film-film produksi dari Negara tetangganya seperti Jepang dan Thailand.

Korea Selatan sendiri gak hanya memiliki drama korea yang ratingnya tinggi. Mereka juga punya segudang film, apalagi horor yang cerita dan plot twistnya gak monoton dari kebanyakan film. Sangking seramnya, beberapa film ini bahkan mendapatkan peringatan 18+ karena mengandung adegan sadis juga. Yuk di simak beberapa film horor yang ngerinya bikin kamu kebawa mimpi:

  • The Wailing

Film horor yang posternya keren ini, berjudul The Wailing yang merupakan karya dari Na Hong-jin. Film ini menceritakan tentang orang asing yang tiba di sebuah desa kecil yang sedang mewabah sebuah penyakit misteris. Seorang polisi harus memecahkan misteri tersebut dan menyelamatkan putrinya yang kerasukan.

Berbeda dari film-film lainnya, pada film ini tidak menampilkan jump scare yang akan mengagetkanmu. Namun The Wailing menyerang kalian lewat suasana horor yang mencekam dan sensasi supranatural. Film ini bertumpu pada kejadian aneh yang menimpa polisi Jong-goo (Kwak Do-won) dan Oh Seon-bok (Son Kang-kuk).

Sejumlah kejadian aneh terjadi setelah laki-laki tua Jepang (Jun Kunimura) tersebut tinggal di Gokseong, dimana di temukan banyak barang dari korban pembunuhan sekeluarga di dalam rumahnya. Film di bilang film multi tafsir oleh beberapa penontonnya.

  • A Tale Of Two Sister

Dari posternya saja kalian bisa menilai se pisikopat apa film ini. Film horror psikologis ini bercerita mengenai dua saudara perempuan (Bae Soo Mi dan Bae Soo Yeon) yang telah lama menghabiskan waktu di sebuah rumah sakit jiwa.

Kemudian mereka pulang ke rumah bersama ayahnya, Bae Moo Hyeon. Di rumah tersebut tinggalah ibu tirinya yang kejam, Eun Joo. Eun Joo merupaka ibu tiri yang jahat dan juga kejam. Kematian ibu kandung mereka dan munculnya ibu tiri, membuat Soo Yeon depresi.

Soo Yeon yang selalu merasa ketakutan oleh ibu tirinya selalu memilih terdiam, berkebalikan dengan kakaknya yang menunjukan rasa ketidaksukaannya terhadap Eun Joo. Hal tersebut membuat Eun Joo tak segan untuk menghukum So Yeon secara fisik. Selain itu, sosok hantu yang kerap muncul pun menambah depresi adiknya. Bayangkan, sudah di tinggal ibu kandung, harus ada dalam keadaan rumah yang serba aneh dan berantakan.

  •  Gonjiam: Haunted Asylum

Film  garapan sutradara Jung Bum Shik ini rilis pada 2018 silam dan sukses secara komersil di Korea Selatan. Dilansir dari Variety, Gonjiam menduduki peringkat kedua film horor paling laku di Korsel dengan perolehan pendapatan mencapai 16.7 juta Dolar AS dalam dua minggu penayangannya.

Aakar permasalahan film ini menceritakan tentang sekelompok anak muda yang pergi ke gedung tua bekas rumah sakit jiwa untuk mengambil sebuah video life. Mereka mencari-cari hal supranatural, yang tanpa disadari menjadi mimpi yang amat buruk. Melalui film ini, kamu akan diajak panik bersama seperti layaknya anak-anak muda tersebut. Ditambah lokasi rumah sakit jiwa yang terbengkalai dan mengerikan, hantu yang tak di sensor dan pengambilan gambar yang one shoot.

  • I Saw The Devil

Sayang banget kalau kamu melewatkan film I Saw The Devil yang serunya bukan main. Film ini diawali ketika tunangan seorang anggota Badan Intelijen Nasional, Soo-Hyun (Lee Byung-Hyun), terbunuh secara tidak wajar, yaitu dengan cara dimutilasi dan kepalanya ditemukan di sungai.

Setelah melakukan penyelidikan yang dipenuhi dendam dan amarah, Soo-Hyun akhirnya bertemu dengan si pelaku, Kyung-Chul (Choi Min-Sik), yang berprofesi sebagai supir bus sekolah. Aksi kejar-kejaran Soo-Hyun dan Kyung-Chul yang merupakan pembunuh sadis akan dipenuhi adegan penuh darah yang mengerikan hingga kanibalisme.

  • The Grotesque Mansion

Salah satu film yang bikin kamu mungkin bakalan mikir beberapa kali untuk tinggal di tempat asing. Film ini bercerita tentang seorang komukis webtoon bernama Ji Woo yang sedang buntu dalam mencari ide cerita sehingga ia mendatangi sebuah gedung apartement tua yang menyimpang begitu banyak misteri.

Oleh sebab itu, ia berharap bisa mendapat ide cerita berdasarkan hal-hal yang terjadi di sana. Apartemen lusuh itu dijaga oleh pria paruh baya (Kim Hong Pa) yang ekspresinya tidak bisa ditebak, Ji Woo berusaha untuk mengulik cerita-cerita yang ada di gedung apartement tersebut.

Namun karena tuntutan pekerjaannya sebagai seorang creator webtoon, ia diminta oleh perusahaan untuk membuat cerita yang lebih panjang sehingga ia memutuskan untuk kembali ke gedung apartment tersebut. Namun sangat disayangkan kembalinya Jiwoo ke sana menjadi malapetaka untuk dirinya sendiri.

Horor Korea banyak berfokus pada psikologis dan memutar. Keluarga biasanya digambarkan sebagai kengerian itu sendiri dan alasan untuk melawan, karena keluarga adalah bagian penting dari budaya. Berbeda dengan horor Amerika, tema mencerminkan dan mengekspresikan masalah di masyarakat, termasuk kelas, sistem pendidikan, dan obsesi dengan citra sosial.

Dengan sutradara Korea hebat yang memimpin film-film ini, tidak heran mengapa sutradara Amerika menyebut mereka sebagai pengaruh.

Dengan segala sesuatu mulai dari hantu hingga monster hingga pembunuh, sinematografi estetis, dan ketakutan di depan mata, Korea telah mengukir tempat tersendiri dalam sinema horor.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *